Arti Sebuah Lencana - Cerita Inspiratif

Cerita Tentang Lencana

Seorang pengusaha taman dan tanaman hias menjalankan sebuah bisnis keluarga yang telah berlangsung selama dua atau tiga generasi. Para karyawannya merasa senang dan para pelanggan pun suka mengunjungi toko itu atau meminta para karyawan di sana untuk menggarap taman mereka atau mengantar pesanan – apa pun mulai dari perawatan tanaman hingga memotong dan memangkas.

Seingat orang, pemilik yang sekarang dan generasi pemilik yang sebelumnya adalah orang-orang bahagia yang sangat positif.

Kebanyakan orang mengira hal itu karena mereka menjalankan sebuah bisnis yang sukses. Padahal sebaliknya ...

Ada sebuah tradisi dalam bisnis tersebut bahwa sang pemilik selalu memakai lencana besar di kerah bajunya, yang bertuliskan Bisnis Hebat!


Bisnisnya memang hebat secara umum, meskipun melewati masa-masa sulit seperti yang lainnya juga. Namun yang tidak pernah berubah adalah sikap dari sang pemilik, dan lencana yang bertuliskan Bisnis Hebat! itu.

Setiap orang yang melihat lencana itu untuk pertama kalinya selalu bertanya, "Apa hebatnya bisnis?" Kadang-kadang orang juga akan berkomentar bahwa bisnis mereka sendiri payah, atau bahkan bahwa mereka secara pribadi sedang sengsara atau stres.

Bagaimanapun, lencana Bisnis Hebat! ini selalu cenderung untuk memancing suatu percakapan, yang biasanya membuat sang pemilik berbicara tentang banyak aspek positif dari bisnis dan pekerjaan, misalnya:
  • kenikmatan bertemu dan berbicara dengan orang yang berbeda setiap hari
  • imbalan yang berasal dari membantu karyawan menghadapi tantangan dan pengalaman baru
  • kesenangan dan tawa dalam suasana yang santai dan lingkungan kerja yang sehat
  • pesona dalam pekerjaan itu sendiri dan bisnis orang lain
  • perasaan luar biasa ketika Anda telah menyelesaikan suatu pekerjaan dan melakukan yang terbaik dari kemampuan Anda
  • hal-hal baru yang Anda pelajari setiap hari – bahkan tanpa melihat untuk apa Anda melakukannya
  • dan pikiran bahwa setiap orang dalam bisnis diberkati – karena ada jutaan orang yang bersedia menukar keadaan mereka sendiri agar dapat memiliki peluang yang sama untuk melakukan pekerjaan produktif yang berarti, dalam negara makmur beradab, di mana kita tidak memiliki kekhawatiran yang nyata
Dan daftar di atas masih dapat ditambah lagi. Dan tidak peduli betapa sedang sengsaranya seseorang itu, dia biasanya berakhir merasa jauh lebih bahagia setelah hanya beberapa menit mendengarkan semua antusiasme dan positif yang menular ini.

Tidak mungkin untuk menghitung atau mengukur sikap seperti ini, tapi untuk satu tahapan tertentu barangkali ini adalah sebuah ramalan yang terpenuhi dengan sendirinya, yaitu, jika ditanya tentang lencana itu dalam suasana yang tenang, maka sang pemilik bisnis akan bercerita:

"Lencana datang lebih dulu. Bisnis hebatnya menyusul kemudian."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan mengisi komentar atas posting yang telah Anda baca. Harap tidak melakukan SPAM atau menggunakan kata-kata kotor, jorok, menyinggung SARA, dsb. Terima kasih :)