Pendeta dan Petani di Daerah Pelosok - Cerita Inspiratif

Kisah Pendeta dan Petani


Seorang petani tua yang tinggal di bukit pertanian yang kecil menempuh perjalalanan beberapa mil melalui salju membeku ke sebuah gereja kecil setempat yang lokasinya sangat terpencil untuk mengikuti kebaktian Minggu. Tidak ada orang lain yang ada di sana bersamanya, kecuali sang pendeta.

"Kayaknya percuma saja melanjutkan kebaktian ini – gimana kalo lebih baik kita kembali saja ke rumah kita yang hangat dan menikmati minuman panas?" tanya sang pendeta, sambil berharap mendapat reaksi setuju dari sang petani.

"Yah, aku hanya seorang petani sederhana," kata sang petani tua, "Tapi kalo aku pergi untuk memberi makan kawanan ternakku, dan jika hanya satu binatang saja yang datang, maka pasti tidak akan kubiarkan dia kelaparan."

Maka sang pendeta pun merasa agak malu dan memberikan pelayanannya – dengan ritual lengkap melibatkan lonceng, puji-pujian dan pembacaan doa, berlangsung selama beberapa jam dengan baik – dan akhirnya menyelesaikan dengan perasaan bangga bahwa tak peduli betapapun kecilnya kebutuhan, namun kita tetap menjalankan tugas. Dan ia mengucapkan terima kasih kepada sang petani tua atas pelajaran yang telah diperolehnya.

"Nah, gimana sekarang?" tanya sang pendeta ketika keduanya berangkat pulang.

"Yah, aku hanya seorang petani sederhana," kata sang petani tua, "Tapi kalo aku pergi untuk memberi makan kawanan ternakku, dan jika hanya seekor binatang saja yang muncul, maka aku pasti tidak akan memaksanya untuk memakan semua yang kubawa untuk seluruh kawanan... "

Di sini kita mendapat pelajaran tambahan, bahwa sementara kita tetap menjalankan tugas terlepas dari tingkat kebutuhannya, maka kita tetap memiliki tanggung jawab tambahan untuk memastikan bahwa kita perlu melakukan penyesuaian dengan kebutuhan dari para pendengar kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silakan mengisi komentar atas posting yang telah Anda baca. Harap tidak melakukan SPAM atau menggunakan kata-kata kotor, jorok, menyinggung SARA, dsb. Terima kasih :)