Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2010

Rahasia Pengiriman Surat Iklan - Cerita Inspiratif

Ini adalah kisah nyata. Beberapa tahun yang lalu seorang klien menyewa seorang konsultan untuk membantu menangani masalah pengiriman surat-menyurat dengan departemen pembelian dari sebuah perusahaan blue chip. Sang konsultan mengurutkan daftar (dengan menggunakan MSExcel) dan merancang isi suratnya. Namun, setelah itu sang klien sangat ingin mengambil alih pekerjaan tersebut, yaitu mulai dari mencetak surat-surat tadi hingga mengirimkannya ke alamat yang dituju.

Beberapa minggu kemudian sang konsultan menemukan bahwa anggota junior departemen pemasaran sang klien telah mengurutkan daftar (mengubah urutan organisasi yang terdaftar dalam spreadsheet), tetapi agaknya dia hanya mengurutkan bagian kolom nama perusahaan saja, bukan semua kolom, sehingga hasilnya setiap surat (sekitar 500) ditujukan dan dikirim ke perusahaan blue chip dengan alamat yang berbeda.

Menariknya, pengiriman surat ini menghasilkan respons yang sangat tinggi, yang ketika diselidiki tampaknya berdasarkan fakta bahwa…

Eksekusi di Waktu Fajar - Cerita Inspiratif

Pada bulan Desember 1916 lebih dari 17.000 tentara Inggris secara resmi didiagnosa menderita cacat syaraf atau mental (hari ini kita akan menyebutnya sebagai shell-shock atau post-traumatic stress disorder), meskipun demikian pihak militer yang berwenang di Inggris tetap saja mengadili dan mendakwa para penderita tersebut sebagai 'pengecut ' dan 'desersi', dan banyak dari mereka yang dinyatakan 'bersalah' divonis hukuman mati di depan regu tembak.

Pada tanggal 16 Agustus 2006, pemerintah Inggris mengumumkan bahwa mereka akan mengampuni 308 tentara Inggris yang telah dieksekusi oleh regu tembak atas tuduhan 'pengecut' dan 'desersi' selama Perang Dunia Pertama 1914-18 tadi. Keputusan itu disahkan oleh Parlemen pada tanggal 7 November 2006, dan hal ini merupakan titik balik yang luar biasa dari pemerintahan-pemerintahan sebelumnya yang selalu dengan tegas membantah bukti-bukti dan pembenaran untuk mengampuni para korban.

Titik balik ini sebagian be…

Cerita Tentang Perangko - Cerita Inspiratif

Staf di sebuah rumah jompo kebingungan ketika salah satu penghuni mulai berkumur dengan TCP. Mereka bertanya ada apa, tetapi ia hanya mengatakan bahwa telah terjadi sesuatu di kantor pos. Berikut adalah apa yang sebenarnya terjadi.

Wanita tua itu, yang jarang berani keluar, telah mengunjungi kantor pos untuk mengirim surat. Dia membeli perangko, dan karena ada antrian panjang di belakangnya ia melangkah ke samping. Dia meletakkan uang kembalian ke dalam tasnya, menjilat perangko dan meletakkannya di suratnya. Meskipun ia menekan dan memukul dan menjilati lagi, prangko tersebut tetap tidak mau menempel.

"Maaf, perangko ini tidak mau nempel," kata si wanita tua.

"Anda harus mengelupas kertas yang ada di belakangnya," jelas petugas.

Wanita tua itu pun memakai kacamatanya, berusaha selama beberapa detik untuk melepas kertas belakangnya – dan kemudian menjilat perangko itu lagi.

"Masih tidak mau lengket," sela wanita tua itu lagi.

"Ini perangko yang…

Bak Mandi dan Ember - Cerita Inspiratif

Cerita tentang Bak Mandi dan Ember Sekelompok pemasok sedang diberi kesempatan melakukan tur ke sebuah rumah sakit jiwa. Salah satu pengunjung telah membuat pernyataan yang sangat menghina tentang para pasien.

Setelah tur para pengunjung diperkenalkan ke berbagai anggota staf di kantin.

Pengunjung yang kasar tadi mengobrol dengan salah satu staf keamanan, Bill, seorang mantan polisi yang ramah dan bijaksana.

"Apakah mereka semua suka mengoceh nggak karuan di sini?" kata si pria kasar.

"Hanya orang-orang yang gagal dalam ujian," kata Bill.

"Apa ujiannya?" kata orang itu.

"Yah, kami menunjukkan kepada mereka sebuah bak mandi penuh air, ember, teko dan cangkir telur, dan kami menanyakan kepada mereka bagaimana cara tercepat untuk mengosongkan bak mandi," kata Bill.

"Oh, gitu, jawabannya gampang – orang normal pasti tahu bahwa pilihannya ember, kan?"

"Tidak juga," kata Bill, "orang normal akan mengatakan cabut sumbat bak ma…

Sang Penggali Parit - Cerita Inspiratif

Cerita Tentang Penggali Parit Tampaknya cerita ini diadaptasi dari sebuah kisah nyata.

Sepasang suami-istri yang telah tua memutuskan untuk tinggal di pedesaan. Mereka berdiam di sebuah pondok kecil yang terisolasi dan menghadap ke arah suatu semak-semak kasar dan berbatu.

Suatu pagi sang istri melihat dari jendela ada seorang pria muda mengenakan pakaian kerja yang sedang berjalan ke arah semak, sekitar seratus meter jauhnya. Dia membawa sekop dan tas kecil, dan menghilang dari pandangan di balik rerimbunan semak-semak.

Sang wanita tidak mempedulikan lagi tentang hal itu, tetapi sekitar waktu yang sama keesokan harinya ia melihat orang itu lagi, membawa sekop dan tas kecil, dan kembali menghilang di balik semak-semak.

Sang istri melaporkan hal ini kepada suaminya, yang mengatakan dia mungkin seorang petani atau pengawas binatang liar yang sedang memasang jebakan, atau melakukan suatu pekerjaan lain di desa ini yang dianggap normal, sehingga tidak perlu khawatir.

Namun setelah bebera…