Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2010

Tiga Gadis - Humor Dewasa

Tiga orang gadis datang kepada seseorang yang dianggap shaleh, mereka bercerita tentang pengalaman yang baru saja dilakukan. Dan Mereka berharap orang shaleh tersebut dapat membantunya membersihkan dirinya dari berbagai dosa.

Gadis 1: "Bapak, saya tadi melihat kemaluan laki-laki."

Orang Shaleh: "Lekas cuci mata kamu!"

Gadis 2: "Bapak, saya tadi justru memegangnya!"

Orang Shaleh: "Lekas cuci tangan kamu"

Gadis 3: "Bapak, kalau begitu saya harus mencuci mulut sekarang ya?"

Anak Burung Kakatua - Humor Dewasa

Seorang kakek tengah duduk di bangku taman ambil menikmati indahnya sore hari. Tiba-tiba seorang anak muda bergaya punk duduk di sebelah si kakek. Rambut anak muda itu dicat kuning dan hijau, sementara rambut-rambut yang berdiri dicat oranye dan ungu. Di sekeliling matanya dikasih warna hitam.

Kakek-kakek itu bengong menatap si anak punk. Karena merasa terganggu oleh tatapan si kakek, si pemuda punk bertanya, "Eh, Kek, kenapa liat-liat? Emangnya dulu waktu muda nggak pernah gila-gilaan ya?!"

Setelah menarik napas dalam, si kakek menjawab, "Tentu saja pernah. Dulu kakek pernah mabuk berat, dan ketika mabuk itulah aku memperkosa seekor burung kakatua. Aku lagi bertanya-tanya, jangan-jangan kamu adalah anakku."

Dokter Jahil - Humor Dewasa

Seorang dokter kandungan yang terkenal jahil dikerjai empat perawatnya. Malangnya perawat keempat kepergok saat akan mengerjainya, dan dalam keadaan kepepet dia menjadi korban kejahilan sang dokter. Setelah beberapa hari, mereka sama-sama membocorkan ide jahilnya satu sama lain.

Perawat 1: "Aku telah memasang kapas di stetoskop dokter sehingga sulit dipakai untuk mendengar detak jantung pasien."

Perawat 2: "Termometer dokter kuisi dengan cat agar skalanya tetap 76 derajat celcius."

Perawat 3: "Aku telah melubangi semua kondom pribadi dokter yang ada di laci dokter dan yang main gila dengan dokter pasti akan hamil."

Perawat 4: "Astaga aku memotong kolor celananya…." (Tiba-tiba pingsan di tempat!)

Pengantin Baru dan Penjahat - Humor Dewasa

Sepasang pengantin baru sedang bersiap menikmati malam pertama mereka. Pengantin perempuan berkata, "Mas, aku masih perawan dan tidak tahu apa-apa tentang seks. Maukah Mas menerangkannya lebih dulu sebelum kita melakukannya?"

"Seks itu sederhananya begini, kita umpamakan penjara, punya kamu selnya dan punyaku penjahatnya. Di penjara, penjahat harus dimasukkan ke dalam sel," terang pengantin lelaki. Lalu mereka pun mulai bercumbu mengarungi lautan asmara.

Ketika sudah selesai dan si pengantin lelaki sedang berbaring akan memejamkan mata, si pengantin perempuan berkata, "Mas, penjahatnya lepas."

Pengantin lelaki pun mulai lagi memasukkan 'penjahatnya'. Rupanya si pengantin perempuan sangat menikmati hubungan asmara yang baru pertama ini ia rasakan. Setiap kali selesai, ia selalu mengatakan bahwa penjahatnya lepas atau melarikan diri, keluar dari selnya.

Setelah sekian kali, si pengantin pria kembali menjelaskan, "Dik, penjahat yang ini tidak me…

Wanita Indonesia - Humor Dewasa

Pada suatu hari Dua orang penjual celana dalam yang bernama Paimin dan Paijo meributkan soal daganganya. Tanpa sebab yang jelas di tengah perseteruannya, tiba-tiba mereka menyebut bahwa perempuan Indonesia 12 banding 1 yang memakai celana dalam (12 tidak memakai: 1 memakai).

Paimin: "Kamu percaya enggak kalo wanita Indonesia 12:1 yang memakai celana dalam."

Paijo: "Ahhhhh... tidak mungkin."

Paimin: "Mau kubuktikan?"

Lalu Paimin membuktikannya dengan bertanya kepada setiap wanita yang lewat di depannya, sambil membawa CD dagangannya.

Paimen: "Mbak, pakai celana dalam, mbak?"

Wanita 1: "Ahhh... kemarin kan sudah!"

Paimin: "Mbak, pakai celana dalam, mbak?"

Wanita 2: "Ahhh... enggak ahh!"

Paimin: "Mbak, pakai celana dalam, mbak?"

Wanita 3: "Enggak, Mas... lain kali saja!!"

Lalu terbukti perkataan Paimin, bahwa baru pembeli ke-13 yang menjawab, "Ya, berapa, Mas… boleh kurang?"

Kamu Harus Sekolah - Cerita Inspiratif

Cerita Tentang Berangkat SekolahSeorang ibu berulang kali memanggil anak laki-lakinya untuk segera bangun, berpakaian dan bersiap-siap ke sekolah. Itu adalah rutinitas yang biasa, khususnya pada waktu ujian.

"Aku merasa sakit," terdengar suara dari kamar tidur.

"Kamu tidak sakit. Bangun dan berkemaslah," seru sang ibu, sambil berjalan menaiki tangga dan berdiri di luar pintu kamar tidur.

"Aku benci sekolah dan aku tidak mau kesana," ujar suara dari kamar tidur, "Aku selalu mendapatkan hal yang salah, membuat kesalahan dan didamprat orang. Tidak ada yang suka padaku, dan aku tak punya teman. Dan di sana terlalu banyak tes dan mereka terlalu membingungkan. Semua itu hanya sia-sia, dan aku tidak akan pernah ke sekolah lagi. "

"Maaf, tapi kamu tetap harus pergi ke sekolah," kata sang ibu dari balik pintu, terus memberi semangat, "Sungguh, dengan kesalahan maka kita akan belajar dan berkembang. Dan tolong cobalah untuk tidak menerima k…